Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

13 Pendekar Kungfu Yang Berkontribusi Besar di Dunia Kungfu

Dikutip dari : http://wahw33d.blogspot.com/2010/08/13-pendekar-kungfu-yang-berkontribusi.html 13 Pendekar Kungfu Yang Berkontribusi Besar di Dunia Kungfu Posted by Gusti on 17.37 48Share Kung fu adalah ilmu bela diri dari Tiongkok. Akan tetapi, arti kata kung fu yang sebenarnya memiliki makna luas, yakni sesuatu yang didapat dalam waktu yang lama dan dengan ketekunan yang sungguh-sungguh. Kungfu mempunyai sejarah dan tradisi ilmu bela diri yang sangat panjang, ketat, teruji dan efektif sejak 5000 tahun yang lalu bersamaan dengan munculnya aliran kepercayaan Dao (Taoisme) yang kelak akan berkembang menjadi agama khusus. Pada tahun 2500-an, mulai bermunculan berbagai aliran Kungfu yang melegenda hingga kini, dimulai dari Kuil Shaolin (Siaw Liem Sie), Wudang (Butong), Omei (Emei-Gobi), Kun Lun, Huasan, Thian San, Khongtong dan lain-lain. Secara umum, terdapat 100 lebih aliran Kungfu dan ribuan jurus serta berbagai jenis ilmu yang unik dan aneh, mulai dari yang paling keras dan ganas (exte...

Biografi SUHU : http://www.silat.de/flashback_of_pgb_en.html

Dikutip dan diterjemahkan dari : http://www.silat.de/flashback_of_pgb_en.html BIOGRAFI DARI MASTER GRAND DARI PGB Bangau PUTIH SUHU meja direksi Rahardja Suhu Subur Rahardja lahir pada tanggal 4 April 1925. Namanya saat lahir adalah Liem Sin Tjoei, anak dari Liem Kim Sek dan Tan Kim Nio. Mereka tinggal di Angbun St, # 79 Lebak Pasar, Bogor, dimana kedua kakak-kakaknya, Pouw Liem Nio dan Liem Teng Sin, juga dibesarkan. Ini adalah kebiasaan pada waktu itu untuk memanggil anak laki-laki dengan sebutan "Babah" Babah Cuih, jadi Suhu dipanggil. Ini kemudian disingkat menjadi Ba-CIH. [I] Dari waktu dia berumur 6 tahun, Suhu bergabung dengan saudara-saudaranya leluhurnya yang dididik oleh ayah mereka. Ayahnya adalah seorang master seni bela diri yang datang dari garis panjang seniman bela diri. Suhu semakin terlatih dalam dasar-dasar silat oleh Arung Yat Long, seorang guru seni bela diri juga berada di Lebak Pasar. Ketika Suhu adalah seorang anak kecil, ia suka bermain dengan layang-...

Latihan 17 okt di Bogor

LATIHAN 2 MINGGUAN PGB DI BOGOR 17 OKTOBER 2010 : 1. Tangkis serangan lawan (Kuasai Posisi diri), Tangkis serangan lawan yang ke 2 (kuasai posisi lawan = untuk membuat lawan tidak stabil), action / ambil lawan dengan tenaga di lengan 2. Pukul lawan, lalau lawan ambil dengan tolak perahu mau mengambil 2 kaki kita, geser sapuan sedikit dengan kaki pertama, lalu sambut kaki lawan dengan besetan dengan kaki ke 2 kita. 3. Tangkis luar pukulan lawan dengan geser kaki salah satu kebelakang, tarik lengan lawan kesamping badang dengan kedua kaki kita rapat 4. Belajar ambil serangan lawan dengan tidak memakai tenaga di pinggang dengan cara duduk di bangku / duduk di lantai. - Bisa menggeser posisi bangku dengan menggunakan tenaga pinggang - Bisa setabil, kursi diambil dari belakang, dengan konsentrasi tenaga di kaki. Selesai. KM

artikel TEMPO online 2 Juni 1984

02 Juni 1984 Riang riung bangau putih BUMI perkemahan Pramuka di Cibubur, sekitar 20 km dari pusat Jakarta, semarak Sabtu pekan lalu. Sore itu, udara cerah. Angin bertiup semilir ketika sebuah acara: Riungan Para Pesilat Perguruan Silat Gerak Badan (PGB) Bangau Putih resmi dibuka. Sekitar 2.500 pesilat, sebagian besar anak murid Bangau Putih dari cabangnya di dalam dan luar negeri, ditambah wakil dari sedikitnya 13 perguruan silat terkemuka di Indonesia, hadir di acara yang sekaligus merupakan puncak acara ulang tahun ke-36 IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia). Berkemah di sekitar 100 kemah hijau yangdipasang bertebar di bumi perkemahan itu, para pesilat bolehlah disebut mewakili hampir semua perkumpulan silat terkemuka di Indonesia. Mereka, antara lain, dari perkumpulan Macan Betawi, Cempaka Putih, Garuda Pasa, Maung Lugay, Pendekar Banten, dan Kujang Sakti. Tak ketinggalan pula tampak sejumlah sesepuh persilatan Indonesia, seperti pendiri dan bekas ketua umum IPSI Tjokroprano...

3 okt 2010 di Bogor

3 Oktober 2010 Dewan Guru dan Pelatih di Padepokan Bogor : (ungkapan : Pedagogi X Endragogi = memberikan wawasan kepada anak kecil X memberikan wawasan kepada orang dewasa) Tujuan : Melatih tui-cu , sharring, intropeksi, menggali gagasan untuk sustainability , attitude pelatih, Teknik presentasi Evaluasi : • Info minim • Empati ke murid (contoh : gerak terlalu bagus, sehingga murid menganggap gerakannya sulit) • Membangun simpati • Tanya apa maunya • Explorasi • Datang 1 sampai 3 x, baru boleh bisa bergabung latihan Guru : Kalau murid tanya tentang kesehatannya , maka harus ditanya keluhannya. Sosok pelatih harus bagaimana ? Bukan serta merta semuanya organisasi Pengelompokkan kelas murid : 1. Anak usia 7-12 tahun 2. Remaja 13-18 tahun 3. Dewasa 4. Tua / kondisi khusus Ada wacana : pembagian kelas ada juga berdasarkan Pria dan wanita Urutan Melatih : Apa nama gerakan Diperlihatkan Bentuk gerakannya Urut / runut hitungan geraknya Harapan Murid yang akan didapat : 1. Diberikan kesempata...
Gambar