Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

alm Suhu PGB

Gambar
Subur Rahardja Nama lain untuk Lim Sin Tjoei, pendiri perguruan silat Persatuan Gerak Badan Bangau Putih di Jakarta. Lahir di Bogor, Jawa Barat 4 April 1925 dan meninggal di Bogor 1 Januari 1986. Perguruan ini kemudian menjadi terkenal sehingga muridnya tersebar di seluruh pelosok Indonesia dan bahkan di luar negeri. Dia diajar ilmu silat oleh paman dan sekaligus gurunya, Lim Kim Bouw, sejak berusia enam tahun. Tetapi ia juga belajar pada guru dari berbagai aliran lain, seperti Tjong Koem Wie, Gusti Agung Bagus Jelantik Bale, dan H. Dulhamid. Setelah memperoleh kemantapan dalam penguasaan ilmu silat, ia mendirikan perguruan silat Persatuan Gerak Badan Bangau Putih (17 Desember 1952). Di perguruan ini Subur menciptakan jurus-jurus silat dengan menggunakan burung bangau sebagai lambang. Ia memilih burung bangau karena gerakan burung ini luwes tetapi bertenaga. Di samping itu, burung bangau tak pernah mencari musuh, hidup tenang, dan damai. Falsafah ini mendasari setiap jurus ciptaannya, ...

Seruling Dewata

Karya Nyata Gotong-Royong Body Earth Healing » 21 Aug Seruling Dewata Posted August 21, 2011 by Shangkala in HISTORY, ART & CULTURE NUSANTARA. 1 Comment Sumber : Pasraman Serulung Dewata www.serulingdewatabali.com Pasraman Seruling Dewata didirikan pada tanggal 26 Nopember 2007 Beralamat di Br. Bunutpuhun-Desa Bantas-Kecamatan Selemadeg Timur – Kabupaten Tabanan-propinsi Bali. Merupakan wujud dari sebuah perjuangan panjang dari Ki Nantra Dewata Sesepuh Generasi IX Perguruan Seruling Dewata beserta para perintis lainnya yang bertekad melestarikan nilai-nilai luhur Bali Kuno peninggalan Pertapaan Candra Parwata di Gunung Watukaru (sakawarsa 463). Usaha ini dirintis mulai tahun 1985 dan tahun 1994 baru mendapat legalitas secara nasional di Indonesia. Pada tahun 2003 tanggal 26 November mendirikan Wisma Sesepuh di Br. Denbantas – Tabanan-Propinsi Bali sebagai pusat pelatihan ilmu-ilmu luhur Bali Kuno. Dan setelah berhasil membangun Pasraman Seruling Dewata tgl 26 Nopember 2007 maka pe...

Guru Penerus PGB : Gunawan Rahardja

Gambar

Foto Alm Subur Rahardja (Founder PGB)

Gambar

Rendra-PGB Bangau Putih (2): Usai Perkemahan Kaum Urakan -- Bre Redana

Rendra-PGB Bangau Putih (2): Usai Perkemahan Kaum Urakan -- Bre Redana BENNY Gautama duduk di sofa di rumahnya yang terbilang mewah di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan. Pada usianya yang ke-55 tahun dia tetap tegak. Tatkala mempraktikkan jurus silat, tetap terlihat trengginasnya. Max Palaar melatih silat di Bengkel Teater Yogya, tahun 1970-an. (BURUNG MERAK PRESS/OENTOENG SENOBROTO) Sosok Benny bisa menjadi gambaran sangat representatif pertautan antara Bengkel Teater dan PGB Bangau Putih. Benny yang bergabung dengan Bengkel Teater di Yogyakarta setamat SMA pada paruh pertama tahun 1970-an merasa tertarik dengan kelompok itu demi mendengar ”kehebohan” Mastodon dan Burung Kondor—drama yang membuat Orde Baru berseteru dengan Rendra. ”Ya, tertarik saja...,” ucapnya mengenang masa itu. Edi Haryono, anggota Bengkel yang punya catatan lengkap dan ingatan akurat mengenai Bengkel sejak periode tahun 1970-an, menceritakan bagaimana dinamika Bengkel Teater baik sebelum maupun setelah berhubung...

Mengenang Wafatnya Alm. Suhu Subur Rahardja

Mengenang Wafatnya Alm. Suhu Subur Rahardja Minggu 1 januari 2012 Jam : 12.00 - 1.00 am
Salam Perguruan Dalam rangka HUT PGB ke 59 th, Dewan Keorganisasian Pusat mengadakan syukuran : Minggu 25 Des 2011 pk. 13.00 di TC Bogor

mama

Mari berbagi inspirasi agar dapat saling menguatkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti embun yang dapat memberikan kesegaran di padang yang gersang. Rabu, 07 Desember 2011 Tuhan...Beri aku 1 jam saja Los Felidas adalah nama sebuah jalan di ibu kota sebuah negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota . Ada sebuah kisah yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang, dan itu dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli disitu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, dan belum setahun mereka di kota itu, mereka kehabisan seluruh uangnya, dan pada suatu pagi mereka sadar bahwa mereka tidak tahu dimana mereka tidur malam nanti dan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang me...

Diskusi dng Guru Maleber 3 Des 2011

Hasil Diskusi dengan Guru PGB di Maleber Cipanas 2-4 Des 2011 Tema : Aksi, Reaksi, Refleksi • Kalau bangun tidur dengan muka kusut, berarti tidurnya tidak nyenyak • Kalau kita menangis, ada 2 macam : - sedih : merentek, - Kalau lagi senang : tubuh terasa ringan , akibat dari reaksi • Kalau kita marah : indikasinya : - Terhadap orang kita menjadi gelisah - Contoh : kalau diri kita mencari orang. (karena ada waktu dan jarak , emosi sudah tersebar), lalu pas ketemu orang tersebut perasaan emosi hilang, walapun tetap ada rasa mangkel (marah) • Kalau ada orang kesepian, pas bicara bisa ngobrol dari A-Z, karena tidak focus. • Kalau jenuh, maka kita menjadi galau • Kalau ‘pikiran mumet” : terlihat bolak –balik duduk lalu berdiri lagi • Untuk PGB di ISI : sudah berlangsung 2 tahun , semangat menurun, perlu intropeksi , harus ‘ulet” • Disiplin- tubuh – dari luar – refleksi ke diri – berhasil . Silat harus bisa- melihat dunia – ekspresikan – motivasi (telinga dan mata ; melihat dan mendengar) ...

Maleber 2-4 Des 2011

Gambar

Rahasia Ilmu Tertingi - PGB

AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - Artikel Anda Rahasia Ilmu Tertinggi Stephen Barnabas “Cinta kasih merupakan inti kekuatan daya hidup, inti kekuatan daya pertumbuhan, dan inti kekuatan daya penyembuhan.” Bertahun-tahun yang lalu saya membaca kata-kata tersebut pada Cover “Piagam Kenaikan Tingkat” Perguruan Silat PGB Bangau Putih. Kata-kata itu merupakan salah satu poin pada Mukadimah Guru Besar yang diciptakan pendiri Perguruan ini yaitu Suhu Subur Rahardja (alm). Pada waktu itu saya tidak dapat memahami mengapa Cinta Kasih itu dikatakan sebagai inti dari kekuatan kehidupan. Akan lebih mudah dipahami oleh saya apabila dikatakan bahwa inti dari kekuatan itu adalah segala macam disiplin seperti: keteguhan hati, kemauan yang kuat, keuletan, dsb. Sekarang saya baru menyadari kedalaman makna dari pernyataan itu, ketika saya membaca buku “Zero Limits” yang ditulis oleh Joe Vitale. Dalam buku ini saya menemukan kenyataan yang lebih aneh lagi mengenai kekuatan Ci...